Rahasia Injil Barnabas Asli

Injil adalah kitab ajaran dari tuhan yang disampaikan (diwahyukan) melalui nabi Isa (nama menurut Islam) atau Yesus (nama menurut Kristen). Kitab ini tidak langsung ditulis oleh murid-muridnya ketika diajarkan. Hingga lama setelah kepergian Yesus, barulah orang-orang yang mendengar ajaran Yesus (melalui murid Yesus ke muridnya, ke muridnya lagi, dst) orang mencoba untuk membukukan Injil. Bisa dibayangkan, tentu akan terjadi perbedaan. Apalagi jika ada orang-orang yang mengubah, mengurangi atau pun menambahkan. Ambil contoh: deretkan 10 orang, bisikkan sebuah kalimat kepada seseorang di paling ujung. Suruh orang membisikkan kalimat tersebut kepada sebelahnya, seterusnya hingga yang paling ujung. Dijamin, kalimat anda akan berubah ketika disampaikan oleh orang terakhir tersebut.

Banyaknya, versi Injil membuat pertentangan satu dengan lainnya. Ada yang menganut ke-esa-an tuhan, ada yang menganut menuhankan Yesus. Hingga pada saat concili di Nicea th 325, dipilihlah 4 kitab Injil sebagai pedoman yang diakui, yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yahya. Kitab-kitab Injil yang lain harus dimusnahkan.

Barnabas, seorang murid Yesus, prihatin dengan penyelewengan ajaran Yesus oleh Paulus. Awalnya mereka bersahabat dan bersama-sama menyebarkan ajaran Yesus. Namun karena penyelewengan yg dilakukan Paulus, maka berpisahlah mereka. Barnabas-pun mencoba menuliskan Injil untuk memurnikan kembali ajaran Yesus. Namun hasil Konsili Nicea, Injil Barnabas harus dimusnahkan.

Menurut sejarah Kristen, kerangka Barnabas ditemukan di suatu pekuburan di pulau Cyprus pada masa pemerintahan kaisar Zeno, yaitu di tahun 478M. Di atas bagian dada kerangkanya ditemukan Injil hasil tulisan tangannya sendiri.
Pada masa Paus St. Glasius I (492M– 496M) dikeluarkan larangan membaca beberapa Kitab, di antaranya adalah Injil Barnabas. Kitab-kitab yang dilarang tersebut dimusnahkan, namun satu Injil Barnabas disimpan di perpustakaan Paus.
Biarawan Ferraminco membaca buku-buku karangan Ireneus yang berisi antara lain suatu risalah yang menentang tulisan-tulisan Paulus, dan penentangan itu didasarkan atas Injil Barnabas. Terdorong oleh rasa ingin tahunya, ia mencari Injil tersebut, dan keinginan tersebut tercapai setelah menjadi orang terdekat Paus Sixtus V (menjabat pada tahun 1885M – 1890M). Ia menemukan Injil tersebut di perpustakaan Paus ini, kemudian disimpannya serta dipelajarinya. Injil Barnabas tertua masih tersimpan di suatu museum di Vienna, Austria.

Di dalam Injil Barnabas (saya sudah membaca versi terjemahannya) memang Yesus menyebutkan nama Muhammad sebagai nabi yang ditunggu-tunggu. Yesus menyebutkan bahwa Muhammad-lah yang akan membersihkan namanya (Yesus) dan memuliakannya sebagai nabi Allah.
  1. assalamu alaikum akhi :)
    antum punya link nya gak buat baca Injil Barnabas Online yg udah diterjemahin ? :-?
    soalnya ana nyari2 linknya susah bgt gak dpet2. mohon jawabannya !!
    syukron wassalaamu 'alaikum :>)

    BalasHapus
  2. * BANYAK MUALAF AWALNYA HANYA KARENA SUNGGUH-SUNGGUH INGIN MENCARI DAN MENTAATI AJARAN ORISINIL NABI ISA A.S, MENDALAMI SEJARAH GEREJA dan/atau MENGKRITISI BIBEL/INJIL/AL KITAB PERJANJIAN BARU
    * biarkanlah… tunggu aja kedatangan kembali Nabi Isa A.S menjelang kiamat, apakah beliau akan ikut-ikutan kebaktian sambil membawa salib berteriak haleluya haleluya heleluya ber xxx yang dipimpin oleh Paulus dari Tarsus dkk dgn segala macam ajaran, doktrin dan dogmanya ; ataukah beliau akan menghakimi, mengadili dan menjadi saksi atas kebenaran ajaran MONOTHEISME murni dgn menghancurkan segala berhala dan atributnya yang dimurkai, terkutuk, terlaknat, sesat dan menyesatkan serta ikut mendirikan shalat bersama para nabi dan rasul sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad beserta para malaikat Allah… gitu aja kok rewel dan ribet banget to mas…
    * Sesungguhnya ajaran yg diturunkan kpd para Nabi dan Rasul pada hakikatnya adalah sama/satu, tidak layak apabila ada yang menyimpangkannya. Kebenaran hanya datang dari sisi Allah.
    * Dengan lapang dada, hati yg mulia dan tenang, akal pikiran yg sehat dan jernih, tanpa kebencian dan emosi, tanpa dogmatis, tanpa prasangka buruk dgn penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab mari kita memilih dan menentukan jalan keselamatan hidup di dunia dan akhirat menuju kembali kepada Allah


    Hanya ada 3 (tiga) jalan keselamatan kristiani:
    1. Koreksi total, progresif dan revolusioner terhadap semua jaran/doktrin/dogma Paulus dari Tarsus dkk melalui KONSILI BARU setingkat konsili Nicea (325 M) a.l. mengangkat Yesus sebagai tuhan dan konsili Konstantinopel (381 M) a.l. lahirnya trinitas serta konsili-konsili lainnya (hal ini amat sulit sekali dan memerlukan keberanian sangat luar biasa pihak otoritas gereja dan umatnya);
    2. Kembali menjalankan ajaran Nabi Isa / Yesus secara murni dan konsekuen sebagaimana yang diwahyukan Allah kepadanya dalam Injil asli berbahasa Ibrani / Aramic ketika beliau hidup (1-33 M) dan diangkat sebagai utusan-Nya (+ – 29 M) (kalau risalahnya masih ada), tanpa campur tangan / karangan manusia, sekalipun itu murid pertama beliau
    3. Menjadi Muslim sebagai satu-satunya jalan kebenaran sejati-hakiki pengikut setia Nabi Isa / Yesus dan jaminan keselamatan dunia dan akhirat. Seluruh risalah kenabian sudah ditutup, tiada lagi nabi dan rasul, tiada lagi kitab suci; kita hidup di akhir zaman sampai kiamat dan Islam adalah yang terakhir. Setiap detik umur kita berkurang, setiap detik kita mendekati kematian dan meninggalkan dunia fana ini. Hati-hati, jangan salah jalan supaya tidak menyesal…

    BalasHapus